Minggu, 20 Desember 2009

Cara Mendapat Taufik dan Hidayah dari Allah SWT

Ada beberapa cara untuk meraih taufik dan hidayah dari Allah SWT. dan pa bila saudara-saudara ku sekalian ingin mendapatkannya bacalah poin-poin di bawah ini dan merealisasikannya dalam kehidupan kita.

1. Hidayah Wijdan, potensi naluria yang Allah SWT tanamkan pada manusia untuk bisa mempertahankan kehidupannya. Hidayah ini bersifat bawaan (potensi naluria/insting) yang diperoleh manusia sejak dilahirkan.

2. Hidayah Hawas wal Masya'ir, yaitu kemampuan inderawi seperti kemampuan merasakan manis, pahit, panas, dingin dll.


3. Hidayah 'Aqli, yaitu kemampuan berpikir, kemampuan untuk memahami fenomena, memberikan persepsi, memberikan makna pada realita yang tertangkap olej indera (QS. Yunus, 10:100-101 / QS. Al-Mulk, 67:22-23 / QS. Al-Ankabuut, 29:20). Ayat2 tersebut sebagai isyarat, pengamatan dan penglihatan dengan bantuan penalaran yang benar (akal-logika) untuk mendapatkan pengetahuan.

4. Hidayah Ad-Din, yaitu berupa petunjuk2 ajaran agama, fungsinya untuk membantu keterbatasan akal. Agama berfungsi memberikan arahan-arahan yang mampu melampaui keterbatasan akal manusia (QS. Al-Lail, 92:12). Ada 2 macam hidayah Ad-Din:

a. Hidayah Dilalah, yaitu petunjuk2 hidup yang termaktub dalam kitab suci Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw. Hidayah agama disini berada dalam konteks sebuah ilmu yang bisa diakses oleh siapapun (baik muslim atau kafir) melalui proses belajar, dengan petunjuk2 keilmuan yang melalui akal dan alat indera. Allah SWT akan memberikan hidayah dilalah kepada semua manusia yang mau memperlajari ajaran2Nya yang termaktub dalam kitab suci-Nya. Karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk mengatakan bahwa saya belum mendapat hidayah, padahal Allah SWT telah menyediakan hidayah itu dalam kita suci-Nya.

b. Hidayah Taufiq, yaitu suatu kekuatan yang Allah SWT berikan pada manusia untuk mengamalkan dengan sungguh2 apa yang telah diketahuinya. Dengan kata lain, hidayah taufiq adalah hidayah dilalah yang kita amalkan. Hidayah taufiq merupakan hidayah yang sangat mahal, tetapi Allah berjanji kepada manusia akan memberikan hidayah-Nya kepada orang2 yang sungguh2 berjuang di jalan-Nya, berjuang untuk konsisten taat pada aturan-Nya di dalam mencapai tujuannya (QS. Al-Ankabuut, 29:69). Hidayah taufiq hanya merupakan hak prerogatif Allah. Dia memberikannya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya (QS. Al-Qashash, 28:56 / QS. Al-Baqarah, 2:272).

Upaya Meraih Hidayah Taufiq

Hidayah dilalah bisa diraih melalui proses belajar. Lalu bagaimana upaya kita untuk meraih hidayah taufiq?

1. Berdo'a, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah, 2:186 dan QS. Al-Mu'min, 40:60. Kandungan do'a ----QS. Ali-Imran, 3:8.

2. Riyadhah Ruhiyyah/latihan spritual, yaitu dengan bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya dan menjauhi syirik. Misalnya qiyamul lail, shaum sunnah, shadaqah, menghadiri majelis ta'lim, shalat2 sunnah, pengendalian nafsu.

3. Bergabung dengan linkungan yang kondusif. Lingkungan memegang peranan penting dalam pembentukan karakter kita (QS. Al-Kahfi, 18:28). Kandungan doa--- QS. Asy_Syu'araa, 26:83.

4. Memperbanyak amal shaleh, setiap amal shaleh yang ikhlas dan sesuai dengan tuntunan adalah sebagai Tazkiyatun Nufus (QS. Maryam, 19:76).


Maka Saudara-saudara ku marilah kita berusaha sekuat tenaga untuk meraih taufik dan hidayah dari Allah SWT. Sehingga jalan kita untuk menuju Syurga Allah Ta'ala insya Allah akan terbuka. Selamat menjalankan poin-poin tersebut dan mudah-mudahan apa yang kita inginkan dapat di kabulkan oleh Allah yang maha mengabulkan do'a hamba-hambanya amin. Wassalamu' malaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh.

Daftar Nilai Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas XII

  1. Abdul Karim 4.4 (Remedial)
  2. Abdul Kkodir 7.8
  3. Ajeng Eka P 3.8 (Remedial)
  4. Aneu Kurnia
  5. Deby Puspitasari 6.2 (Remedial)
  6. Deni Mariana 6.2 (Remedial)
  7. Ellya Riniani 6.4 (Remedial)
  8. Iis Ismawati 6.8 (Remedial)
  9. Maman 6.8 (Remedial)
  10. Mamat Rahmat 8.2
  11. Muhamad Yusup 5.2 (Remedial)
  12. Neng Yuri S 2.4 (Remedial)
  13. Rian Ruhyana 8.0
  14. Rika Rostika D
  15. Rina Marlina 4.8 (Remedial)
  16. Samsiah 7.8
  17. Siska Fransiska 5.2 (Remedial)
  18. Yana Suryana 7.6
  19. Yogi Catur Respati 4.6 (Remedial)

Daftar Nilai Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas X

  1. Ai Lelah Nurjanah 6.2 (Remedial)
  2. Ani Puspitasari 6.4 (Remedial)
  3. Apon Aneng K 7.0
  4. Asti Listami 7.6
  5. Ati Rismawati 7.2
  6. Bagja Somantri 8.0
  7. Dede Ruhiman 7.0
  8. Dede Saadah 6.0 (Remedial)
  9. Dodi Fitriadi 4.2 (Remedial)
  10. Eva Praliawati 8.0
  11. Eneng Hujaemah 8.6
  12. Herawati 6.2 (Remedial)
  13. Iik Saepul Hayat 6.6 (Remedial)
  14. Ika Rostika 7.0
  15. Irfan Sumarna 8.2
  16. Jejen Kurniawan 6.6 (Remedial)
  17. Kurnia Sandi 5.0 (Remedial)
  18. M Ghanie Habibie 8.2
  19. Nia Dini Widianti 9.0
  20. Nirroh Maesaroh 6.0 (Remedial)
  21. Neni Nurmaliah 6.6 (Remedial)
  22. Nera Selvianjani 8.2
  23. Rina Marlina 6.6 (Remedial)
  24. Ruhita 6.6 (Remedial)
  25. Roni Saepudin 7.8
  26. Sahikun Maulana 8.6
  27. Sandi Andini 7.2
  28. Sri Herdianti 6.6 (Remedial)
  29. Siti Ulfah M 8.4
  30. Sopyan Rahayu 8.4
  31. Ujang Supriatna 8.6
  32. Wahyudin 6.2 (Remedial)
  33. Winda Widia N 3.8 (Remedial)
  34. Wulan Maulani 4.8 (Remedial)

Jumat, 18 Desember 2009

Daftar Nilai Kelas XI SMA-IT Bani Ma'sum

  1. Agus Rian Solehudin 7,8
  2. Dian Jaelani 5,2 ( Remedial )
  3. Dik-dik Rosidin 8,0
  4. Mela Yuliana 6,6 ( Remedial )
  5. Meli Yuliani 7,4
  6. Novia Santi 7,6
  7. Ressa Shinta Silviani 8,8
  8. Saepul Hidayat 7,4
  9. Tsamrotul Afidah 5,2 ( Remedial )
  10. Yudi Firmansyah 5,2 ( Remedial )
  11. Yunie Hermayanti 6,2 ( Remedial )
  12. Jaenal Arifin 5,0 ( Remedial )

Jumat, 11 Desember 2009

Download RPP dan Silabus

  1. Bahasa Indonesia Kelas XI
  2. Bahasa Indonesia kelas XII
  3. Bahasa Inggris Kelas X
  4. Bahasa Inggris Kelas XI
  5. Bahasa Inggris Kelas XII
  6. Ekonomi Kelas X
  7. Ekonomi Kelas XI

" SUDAH KAH ANDA SHOLAT

Selasa, 08 Desember 2009

Ingin belajar Al-Qur'an ?

Semoga Allah melimpahkan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua. Keinginan kita untuk bisa menghafal Alquran adalah sesuatu yang mulia. Terkait dengan itu, Allah Swt. berfirman:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْءَانَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ(17)
“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (54: 17).

Dalam ayat di atas tedapat jaminan untuk dapat menghafal al-Quran bagi yang berusaha menghafalkannya. Imam Qurtubi dalam menjelaskan ayat tersebut menyatakan sebagai berikut: ”Artinya Aku (Allah) memudahkan menghafalnya dan membantu bagi yang berusaha menghafalnya. Adakah orang yang berusaha menghafalkannya, sehingga dimudahkan dalam menghafalnya?”. (lihat tafsir al-Qurtubu: surat al-Qamar).

Nah, untuk bisa menghafal diperlukan sejumlah kaidah seperti:

o Memilih waktu dan tempat yang tepat dan kondusif

o Mendahulukan bacaan yang benar (tajwid) atas hafalan

o Menggunakan satu jenis mushaf saja, tidak berganti-ganti

o Melakukan pengulangan yang rutin, walaupun sedikit daripada borongan

o Dalam teknik menghafal ada beberapa metode yang sudah akrab di kalangan penghafal al Qur’an yaitu:
1. Metode talqin (guru membaca lalu murid menirukan dan jika salah dibenarkan).

2. Tasmi`(murid memperdengarkan hafalannya di depan guru), biasanya disebut setoran hafalan.

3. Muraja`ah (pengulangan hafalan), teknisnya sangat banyak, bisa dilakukan sendiri dengan merekam atau memegang al-Qur’an di tangannya, bisa dengan berpasangan. Ini sangat berguna untuk memperkuat hafalan.

4. Tafsir (mengkaji tafsirnya ), baik secara sendiri maupun melalui guru. Hal ini sangat membantu menghafal atau memperkuat hafalan, terutama bila surat atau ayat tersebut dalam bentuk kisah.

5. Tajwid (perbaikan bacaan dan hukumnya).